Lawu Attack, Rasah Cangkeman

Kamis, 23 Agustus 2012
Yah ini dia, masih ingat kan dengan Lawu Attack? Mereka beberapa waktu lalu berhasil menjadikan demo mereka menjadi agak lebih fresh dibanding dengan yang kemarin, berikut ''Rasah Cangkeman'' lagu yang menurut saya bisa memacu emosional marah kita, lagu yang berkesan menyindir suatu sikap anak muda jaman sekarang, Ciat (saya mengarang) hahaha :D .

Berikut lagunya, bisa didengar atau didownload monggo :) .
LAWU ATTACK - RASAH CANGKEMAN
Read More..

Fallacy, Brutal Death Metal

Rabu, 22 Agustus 2012
Fallacy dibentuk tanggal 14 februari 2011 awalnya sebelum bernama FALLACY band ini bernama ABADON 666 dengan gaya musik slamming death metal. Pada awal pembentukan dan perjalanan waktu mereka sering disebut band yang tidak konsisten dalam genre karena memang belum cocok dengan para pemain mereka. Akhirnya mereka berani menjadi pahlawan kolektif disetiap Event cadas seputar kota Solo, tapi sebelumnya, mereka ditinggalkan oleh David Drummer lawas mereka dengan sedikit alasan.
Akhirnya, formasi baru dibentuk oleh masuknya tiga anggota baru yaitu :

Andy - Slam
Iyos - Growl
Apin - Drum
Surya - Guitar
Yopi - Guitar
Plenchung - Bass.
Namun Plenchung yang juga pencetus ABADON 666 memilih hengkang untuk alasan pribadi, dan inilah formasi baru mereka beberapa bulan kedepan:

Andy - Vokal
Iyos - Bass
Surya - Guitar
Yopi - Guitar
Apin - Drum
Tapi setelah waktu berlalu Andy(vokal) memutuskan untuk pergi keluar dari band dan membuat sebuah band baru dengan Guvron / Plenchung ROTTING CADAVER dengan genre slamming death metal. Apin memilih permanen dengan band Metalcore barunya POLYMATH. Ini sangat membuat band ini tercabik-cabik, namun tidak membuat mereka menyerah pada akhir september mereka sepakat mengubah nama ABADON 666 menjadi FALLACY dalam bahasa Indonesia memiliki arti "KEKELIRUAN", dan mengajak Wahyu (bassis, Fate Into
Everlasting) menggantikan Plenchung, mereka juga menggaet Dimas (drummer, KAZTURI) untuk mengisi posisi drum "sementara" dan line up baru

Iyos - Vokal
Surya – Guitar
Yopi – Guitar
Wahyu – Bass
Dimas - Drum.
Dan Yopi harus dikeluarkan dari band ini karena dia tidak pernah tepat waktu di saat latian, lalu Dimas berpamitan karena masa "peminjamannya" sudah habis. Kemudian David (drummer lama
ABADON 666) diajak bergabung selama beberapa bulan, dan ternyata juga mengundurkan diri lagi karena harus bekerja di luar Jawa, Surya juga keluar dari band karena ia tidak bisa konsisten di dalam genre ini. Akhirnya, perbaikan besar terjadi di FALLACY .
Mereka juga mengundang Iyan (gitaris Fate Into Everlasting) sebagai gitaris,
Nugra / Crot sebagai vokalis,
Iyos menjadi bassis dan Wahyu pindah ke department penggebuk drum.
Dan mereka mengubah genre menjadi brutal death metal.
Personil sekarang :

Iyos - Bassist
Nugra - Vokal
Iyan - Gitaris
Wahyu - Drummer.

Setelah beradaptasi dengan orang- orang baru merekapun mencoba kembali meluncurkan single berjudul Bumi Pendosa yang sebelumnya juga sudah mencetak lagu Sodomi Babi Mati
Fallacy - Bumi Pendosa
Read More..

Diary Wednesday In Mosphit, Karanganyar

Senin, 23 Juli 2012
Siang itu, hari rabu, panas
matahari menusuk ubun-ubun
haha, perjalanan dari lereng
gunung lawu menuju kota
karanganyar yang kami lalui
dengan bersepeda ria. Pemuda-
pemuda harapan pemudi itu
sudah sibuk dengan piranti untuk
pesta hari itu. Sebuah studio di
timur stadion 45 menjadi saksi
bisu dimana akan ada banyak
umat membuang keringat dan
nafasnya, langsung saja mas bro,
Ini adalah acara WEDNESDAY IN
MOSHPIT, yang di garap oleh
generasi muda Eastern Gate dan
para gerilyawan kolektif, dan
disupport oleh berbagai pihak dan
komunitas seperti Karanganyar
Death Metal dan Lawu Disorder.
Molor sejam dari jadwal, kala itu
mc Denny Glondor dan Andy
Rotting Cadaver telah memanggil
band pertama untuk tampil, Roda
Gila band grindcore ganas yang
mambantai stage sangat panas
untuk suasana yang masih adem
ayem, dilanjutkan Evermessed
dengan poppunknya, lalu Ignore
Day dari solo, dilanjutkan Perjaka
Amatir dengan skatepunknya,
lawakan sang frontman Pudja
berhasil membuat penonton riang
(kenapa ga ikut stand up comedy
aje lu jaa wkwk), kemudian band
gothic metal muda Visigoth
Memories yang vokalisnya
ganteng dan playboy (wkwkwk..
ampun gali), keriuhan mulai
menjadi saat band hardcore dari
solo menggilas stage, yeaaah
Sebagian Teks Hilang, next ada
band punk oi skinhead dari
tawangmangu Killoozer, Identity
Crysis dan Protagonis berlanjut
dengan alunan death metal yang
cihuy dan catchy, lalu Starting The
Nove membantai setlistnya
dengan deathcore yang nggak
standar men, menurut saya ini
adalah Suicide Silence karanganyar
punya hehehe (lebay haha), habis
itu ada Brutality Murder dari
boyolali yang tidak membawa susu
sapi murninya, (ngarep haha),
mereka juga mengusung death
metal yang ganas untuk
penampilan jelang break mahgrib.
oke, waktu itu semua keluar untuk
merokok. makan, minum, dan
shalat. Dan dari bagian interview,
sepertinya gerombolan umat dari
Asking Alexandria sudah bersiap
ketika mc ipunk memanggilnya,
Fate into Everlasting berhasil ber-
sing a long bersama para
penonton, dengan lagu terakhir
cover dari Sweet as Revenge ,
potret kehampaan.
Selepas band screamo dari
tawangmangu itu, ada band unik
yang boleh kalian sebut ini parodi
hardcore, Gendar Pecel
menunjukkan penampilan yang
luar biasa ramai, dilanjutkan band
hardcore punk galak dari
tawangmangu, Lawu Attack tampil
dengan maksimal, Goroe vokalis
dari DownHill ikut melatari vokal
ketika lagu prek tai asu dari Striker
digeber, kemudian Rotting
Cadaver, slamming death metal
natural ini membantai stage
dengan sukses, nge'slam sekali,
vokalisnya yang bernama Andy itu
(imuet bawngeud hahahaa..). Telat
dari jadwal main so? who's care?,
Human Anatomy dari sukoharjo,
Vian dkk nampak tidak basa-basi
lagi memainkan hasrat penonton
untuk makin nge'slam, dilanjutkan
band slamming porn beatdown,
Spills Onanism dari karanganyar
ini tampil dengan atractive, sang
vokalis dengan baik hati
membagikan kondom di area
moshpit dan menutup
penampilannya dengan berahi
getar klitoris punya Vaginal
Mutilation.
Waktu semakin malam, dan inilah
penampilan tiga band terakhir
Kembali dari vakum yang cukup
lama, Fallacy band brutal death
metal dari tawangmangu ini
bercengkrama cukup singkat
sambil memperkenalkan personil
barunya, bassisnya yang ompong
Iyos, berceloteh sebelum
menggeber lagu pertamanya bila
lagu itu adalah lagu untuk mantan
kekasihnya yang sangat kejam
(awas lu kena protes wkwkwk)
dengan frontalnya lagu itu
berjudul revenge for stephanie,
Fallacy yang sekarang jauh dari
mereka yang dulu monoton dan
terkesan hanya dominan di tempo
lambat, kini tampil variatif dengan
permainan tempo yang selalu
berubah-ubah teratur disisipi part-
part beatdown dan groove-groove
yang susah ditebak, permainan
gitar dari Iyan yang atraktiv dan
vokal pigsquale dari Crot membuat
Fallacy nampak makin mantap.
Penampilan berikutnya ada
Burning Angel band cultural death
grind karanganyar punya, hanya
tampil bertiga minus bassisnya
Yoga, sungguh amat berwarna
sekali jauh berbeda dari Burning
Angel yang dulu, ini lafal liriknya
jelas, vokal Ipunk ditimpali vokal
Donny sang gitaris sungguh gahar,
permainan gitar dari Donny yang
luar biasa memukau serta
permainan drum dari Aviv
(drummer Hydroshepalus yang jadi
additional di Burning Angel) yang
begitu menghentak tegas
membuat penampilan mereka
sukses berat malam itu nampak
kolosal sekali, oh iya ngomong-
ngomong soal Burning Angel
katanya dalam waktu dekat
mereka akan segera merilis full
albumnya yang diberi title
KUMBAKARNA itu.
Penampilan pamungkas malam itu
adalah Polymath, bermain dijalur
melodic death metal macam
Inflame, atau Beside. Tidak salah
menempatkan mereka di akhir,
penampilannya yang full skill
menyihir mata penonton tak
jarang banyak yang melongo
melihatnya, suara vokal khas Lopox
yang berlafal jelas yang kadang
ikut memberi suntikan semangat
disela-sela orasinya, permainan
gitar dan bass dari Bagas dan
Agam yang kompak, hentakan
drum dari sang drummer Apin
(yang imutnya keterlaluan ini haha)
yang luar biasa mantap
nampaknya pantas di acungi 666
devilhorn, lagu terakhir adalah
angkara, tak jarang Alta Bankeray
ikut menyaut microphone, dan
berakhirnya penampilan mereka
menandai berakhirnya acara ini.
Read More..

Folders, Penobatan Kitab Sesat

Jumat, 15 Juni 2012

Asal surabaya.
Berawal bulan Januari 2011 saat berkumpulnya 5 pemuda yang ingin berkarya dalam bidang seni musik yang masih belum terpikir nama dan genre apa yang akan di pakai untuk band baru ini.
Sampai "Teguh" memutuskan nama FOLDERS, dengan arti bahwa setiap karya pasti akan disimpan rapi dalam suatu berkas, maka dari itu nama FOLDERS dipilih dan Genre Deathcore dipilih oleh "TIO", memilih genre ini karena ingin membangkitkan lagi musik metal yang telah mati di kota Surabaya. Begitulah FOLDERS lahir dengan
formasi awal :
Tio - vokal,
Revand - vokal,
Teguh - gitar,
Rivo - bass,
Gopel - drum.
Terinfluces oleh beberapa band seperti
band The Black Dahlia
Murder, The Red
Shore, As Blood Runs
Black.
Setelah selang waktu berlalu Gopel (drum) memutuskan untuk keluar, tak lama juga Revand juga mengundurkan diri dari Folders, akhirnya mendapatkan Havid untuk mengisi kekosongan vokal dan Farid pada drum yang sekarang resmi jadi
personil Folders.
Sampai saat ini Folders sudah mempunyai 3 lagu yang sudah masuk studio recording, yang berjudul "Jiwa Membusuk Terbelakang", "Jagal Membabi Buta",
"Penobatan Kitab Sesat". Formasi Folders sekarang :
Tio - vokal,
Havid - vokal,
Teguh - gitar,
Rivo - bass,
Farid -drum.

Folders - Penobatan Kitab Sesat
Folders - Jiwa Membusuk Terbelakang
Read More..

Sanitarium, Hardcore

Kamis, 14 Juni 2012
Band ini terbentuk pada 7 November 2011 di bandung, berikut personilnya :
JON - vokal,
ATEP - rythm,
SELDY - guitar,
RIDWAN - bass,
KODEL DINAR - drumer.
Maaf hanya ini yang bisa saya share :-D.

Lagunya Di Sini
Read More..

Lawu Disorder, Sebuah Komunitas Musik Kecil Di Karanganyar

Sabtu, 09 Juni 2012

Tidak dipungkiri scene musik indie dan underground di negara ini sudah mewabah dan menjangkiti jiwa muda-mudi untuk ikut bergelut di jalur mandiri ini. Kota kecil Karanganyar menjadi saksi bisu dimana komunitas-komunitas yang bersubgenre Rock dan subgenre Heavy Metal yang berkembang sepeninggalan Lawu Gods, event-event, band-band indie atau underground lahir dan bertumbuh subur di pusat kota.
Dalang-dalang kegaduhan di pusat kota Karanganyar ini adalah dua komunitas sangar, Eastern Gate dan Karanganyar Death Metal yang menampung band-band yang hebat seperti, dari Eastern Gate ada Lelembut (black metal), Bankeray (thrash metal), Vengeance (death metal), Burning Angel (death grind), Vaginal Mutilation (porn grind), dkk. Lalu dari Karanganyar Death Metal ada Umat Biadab (slamming brutal death metal), Spills Onanism (slamming death metal), Visigoth Memories (gothic), dkk.
Singkatnya, mereka (lawu disorder) mulai bergerak di awal bulan Desember 2011 lalu di kala mereka mulai merasa jengah dengan situasi dan kondisi dikota jenmani itu, serta letak geografis tempat tinggal mereka di Tawangmangu, sebuah kecamatan di lereng gunung Lawu yang jauh dari keramaian pusat kota yang sepi dari scene musik yang menggigit dan event-event mandiri muda-mudi berambisi dan mungkin band-band yang langsung tertangkap dipikiran kalian jika mendengar Tawangmangu pasti adalah Liberty (speed metal), Lord Symphoni (heavy metal), El Capucino (pop), Rastamaivet (reggae) dan Downhill (hardcore).
Mereka nekat membentuk sebuah perkumpulan yang dinamai Lawu Disorder yang sebelumnya bernama StandUPalone dengan beranggotakan band-band yang mungkin juga sudah sering kalian dengar seperti Fate into Everlasting (screamo), Cordellia Tears (screamo), Starting the Nove (deathcore), Lawu Attack (hardcore punk), Moonstruck (hardcore), dan Fallacy (death metal/brutal) band-band yang berasal dari beberapa daerah di lereng Lawu seperti Kemuning dan Matesih yang lalu didomisilikan di Tawangmangu dan mencakup semua subgenre rock dan subgenre heavy metal, dan alasan kenapa diberi nama Lawu Disorder yaitu mereka terlahir di lereng gunung Lawu dan mereka ingin membuat sunyinya tempat tinggal mereka itu menjadi ramai dan kacau dengan hingarbingar musik.
Mereka bermaksud membangkitkan scene-scene musik yang mandiri dan berjiwa muda, mengenalkan muda-mudi daerah dengan musik-musik indie dan underground agar mereka tidak memandang sebelah mata band-band lokal dan lebih membanggakan band-band televisi, meramaikan tempat tinggal mereka dengan membuat event musik yang berbeda dari event-event yang biasanya digelar di daerah setempat.
Membuat event musik indie dan underground
di sana tidak semudah membuat event di pusat kota, membutuhkan kesabaran dan ketegasan tinggi karena pada umumnya di daerah setempat dihuni oleh masyarakat yang masih terlalu awam, masih terinfeksi sifat-sifat anarkis yang kampungan seperti perkelahian antar penonton ketika di event dang*t cuma gara-gara tersenggol dan ini membuat mereka berpikir bilamana mereka datang dan menonton event-event yang dibuat lalu mereka berbaur dengan para penonton yang sudah akrab dengan scene indie dan underground yang suka bermoshing atau headbanging dengan liarnya di arena moshpit, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi? Mungkin bisa lebih bahaya
dari sekedar event dang*t (hahaha). Untungnya selalu dibantu saudara-saudara mereka di Tawangmangu yang lebih dewasa untuk mengatasi apabla hal-hal semacam itu terjadi. Memberikan teguran-teguran tegas, kritik dan saran yang membangun.

"Dengan perkumpulan kecil ini kami ingin berusaha membuat scene kita dikenal baik juga didaerah-daerah, bukan cuma dipusat-pusat kota, membuka mata muda-mudi di daerah tempat tinggal kami ini bawasannya band-band televisi itu tidak lebih gentle dari band-band indie atau band-band lokal,"

"bukan bermaksud menyombongkan diri karena kami juga berasal dari scene indie dan underground lokal tapi setidaknya di scene ini tak ada band yang instan menjadi tenar, dan tidak ada lipsing action di tiap panggungnya."
Support your local scene and your indie movement!.
Info lebih lanjut +6285729119116
Read More..

Lawu Attack, Hardcore

Sabtu, 02 Juni 2012
Lawu Attack adalah band bergenre Hardcore Punk dari Tawangmangu, Karanganyar.
Sebuah band sideproject dari empat pemuda yakni Idham, Iyos (Fallacy), Wahyu (Fate into Everlasting, Fallacy) dan Bayu (Cordellia Tears). Band yang
dibentuk pada awal tahun 2012 ini berawal dari perkumpulan Lawu Disorder, karena pada setiap pertemuan mereka selalu sharing dan sekedar bertukar informasi sambil diiringi lagu-lagu band manca ataupun band lokal seperti Pantera, Madball,Agnostic Front, Motorhead, Puppen, Screaming Factor, Bestiality, Devadata, Something Wrong, Under 18, Final Attack,Spirit of Life,Outright dan Striker.
Dan pada waktu ada event Surakarta Metal Hard Fest #2 dan Solo City Hard Fest #2, Idham mungkin telah menemukan jatidirinya membentuk sebuah band Hardcore seperti Hardcore – Hardcore hero pujaannya.
Selalu saja impiannya mengawali perbincangan hangat disetiap nongkrong bareng yang kemudian digagas untuk merealisasikannya, oleh Iyos yang pada akhirnya mengajak Wahyu dan Bayu. Hingga mereka sepakat untuk menamainya Lawu Attack yang dapat diartikan sebuah serangan dari Gunung Lawu, karena mereka bertempat tinggal di sekitar lereng Gunung Lawu, lagu-lagu mereka pun bernuansa Hardcore Beatdown dengan balutan Punk yang masih kental bertema kemarahan, ketidakpuasan akan ketidak adilan, kecaman, dan kata-kata frontal dan kotor untuk orang-orang munafik yang tidak berani bicara didepan tapi beraninya dibelakang dengan bahasa Jawa, ya sebagian orang akan berfikir mereka meniru Something Wrong, saya pun pertama saat melihat judulnya, wah, ada "Something Wrong" versi Karanganyar nieh, hehehe. Tapi ya mereka pun santai menanggapinya karena ini style mereka.


"Kami disini tidak membutuhkan permainan yang rumit pada komposisi musiknya karena kami hanya ingin menonjolkan lirik dan vokalnya agar mereka yang mendengarkan bisa menangkap jelas setiap maksud dari kata-kata yang keluar,
lagu-lagu sample kami bisa didengar di ReverbNation meskipun masih acak-acakan
setidaknya bisa membuat
mengenal dulu lagu-lagu kami
sebelum masuk dapur rekaman".
Line Up:
Idham Bagus Wicaksono a.k.a Idamn – Vocal,
A Cahyo Adhy Prasetyo a.k.a Iyos – Guitar,
Wahyu Tri Widiyanto a.k.a Wahyu – Drum,
Bayu Harseno a.k.a Uyab - Bass.

Ini sample lagu mereka sekedar buat perkenalan
DOWNLOAD DI SINI
Read More..

TEMAN

F